Thursday, October 7, 2010

Reuni Kecil

...
Aku bersyukur dapat melihatmu pagi tadi, walau terhalang kain hijau yang menyelimuti tempatmu berbaring. Namun kita begitu dekat.

Usai mereka berdongeng tentang betapa istimewanya dirimu, saat beberapa kerabatmu dan aku saling bersalaman, tiba-tiba aku berharap bahwa ini hanyalah sebuah reuni kecil; dan harusnya kau yang menjabat tanganku, di reuni kecil ini, tertawa dan saling menanyakan kabar. Harusnya. Sekali lagi, rencana Tuhan selalu yang terbaik.

"RIP, Kau." Kubaca nama itu sekali lagi, berusaha menemukan orang lain yang mempunyai nama itu selain dirimu. Sayang, nihil. Dengan tangan yang (masih) berguncang hebat, kuusap air mataku.
Selamat jalan, Pahlawan.

Jakarta-Bandung, Minggu, 3 Oktober 2010.

No comments:

Post a Comment