Friday, October 28, 2011

Komodo, Y U NO Reply My Message!?

"Masa gue ngesms komodo tapi nggak dibales."
"Lah kan biasanya dibales, gue aja dibales kok."
"Demiapa biasanya dibales??"
"Suer. Biasanya dibales terima kasih telah vote blablabla."
"Kok......"
"HAHAHA lo ngesms komodo aja nggak dibales, apalagi..."

Serius deh, jadi beneran harusnya dibales?

Thursday, October 27, 2011

Tarahunya, Teh? Mumpung Masih Anget..

"Kalo disini, 'tahu' berubah jadi 'tarahu', 'tali' jadi 'tarali', nah, kalo 'melon' jadi apa?"
"Merelon?"
"Salah."
"Meralon!"
"Bukan."
"Bener dong, yang lain aja diselipin 'ra'."
"Tapi salah!"
"Yang bener apa?"
"Marelon."
"Kok?"
"Aku juga nggak tau.."

Dan akhirnya gue menemukan jawabannya!
Setelah mendapat pencerahan dari seorang teman yang bilang kalo 'budak' berubah jadi 'barudak' dalam bentuk jamak, akhirnya gue ngeh kalo sisipannya itu "AR" bukan "RA". Cekidot:
tarahu, tarali, karacang, barudak, marelon.

Muahahahaha, gotcha!
Sekian.

Tuesday, October 25, 2011

I Woke Up in the Morning and Realized that I Didn't Love Her
By Rinintha Anggie

Gue menekan tombol snooze di handphone dengan enggan, lalu membuka sebuah pesan singkat darinya. Selamat pagi, seperti biasa; bedanya, kali ini gue nggak merasakan apa-apa.
Rasanya kasur mendekap gue terlalu erat, sampai-sampai gue begitu malas untuk beranjak. Gue kembali meraih handphone yang tergeletak di samping bantal, sekali lagi, membaca pesan singkat darinya. Isinya sama persis seperti hari-hari kemarin, gue bahkan nggak akan tahu kalau ia hanya men-copy-paste pesan lamanya. Pesan yang selama berbulan-bulan selalu mampir di handphone gue setiap paginya dan membuat gue tersenyum di atas bantal dengan mata yang masih separuh terpejam. Pesan yang mengandung jampi-jampi mahadahsyat hingga bisa merubah mood gue menjadi bagus sepanjang hari. Dan pagi ini, hambar.

Hal buruk? Nggak, nggak ada hal buruk yang terjadi kemarin atau tadi malam. Semuanya baik-baik saja. Kemarin gue menemuinya dan semuanya masih sama seperti sebelumnya. Gue masih melihat tawa lepasnya, dia masih mendengarkan cerita-cerita gue dengan senyuman manis tersungging di bibirnya. Dan masih melekat jelas di ingatan gue, bagaimana ia melantunkan sebait lagu yang berlirik, "How could I face these faceless days, if I should lose you now?" sambil menatap gue dengan tatapannya yang hangat; dan bagaimana nggak-karuan-nya perasaan gue saat itu terjadi.
Hanya saja, I woke up in this morning and realized that I didn't love her anymore.

Tuesday, October 11, 2011

Kepada Kamu yang Selalu Berkata Tidak Bisa dan Seorang Dosen yang Memberi Saya Nilai di Bawah Rata-rata,

Alasannya apa?

Tertanda,
Saya.

Wednesday, October 5, 2011


"I never thought I would lose my best friend," said Spongebob on the episode 'Patrick Smartpants.'
This is what happening.
Bedanya, in the end of the episode, Spongebob nggak jadi kehilangan Patrick. Because best friends will not ever leave each other.

Lots of Love,
A.