Monday, December 19, 2011

Postingan yang Saat Ditulis Diiringi oleh Suara Jangkrik yang Menkrik-krik Sejak 8 Jam Lalu

Pukul 3 dini hari, H-10 jam menuju UAS Grammar. Ketidakbisatiduran gue yang masih singgah sejak beberapa hari lalu tiba-tiba membuat gue ingin bicara pada seseorang. Siapapun. Entah tentang apa. Dan, ya, pada pukul 3 pagi.

Akhirnya gue memutuskan untuk sign in MSN. Nggak tau kenapa harus MSN. Sayang, dari sekitar 200 contacts nggak ada satupun yang online. Mungkin karena nggak ada yang masih terjaga seperti gue, atau mungkin karena MSN sudah nggak jaman lagi.

Iseng, gue baca satu per satu ID/email mereka yang ada di contact list. Lucu. Beberapa membuat gue mengernyitkan dahi dan bertanya, "ini orang mikirin apa sih pas sign up MSN?" atau membayangkan wajah mereka seperti apa. Beberapa membuat gue tertawa; beberapa membuat gue berhenti men-scroll down trackball dan tersenyum. ID gue? Nggak, gue nggak akan nulis ID MSN gue disini, terlalu.. malu-maluin out of the box.

Dulu sebelum ada BBM, Skype, Twitter, dan teman-temannya, gue selalu online MSN hampir setiap malam. Via ebuddy dari handphone Nokia 6300 gue. Jaman itu sih, masih banyak yang online, pada malam-malam tertentu bisa sampai 50% contacts online pada saat yang bersamaan. Gue masih ingat segimana labilnya gue untuk gonta-ganti nama dari Anggie, Ange, atau Rinintha Anggie padahal mah masih banyak yang norak-norak. I used to talk randomly to my old friends, even the ones whom I was not really close to. Tapi toh nyaman-nyaman aja.
Dan saat itu, nggak perlu menunggu D berubah menjadi R.