Sunday, April 22, 2012

ULANGTAHUN!

Selamat ulang tahun yang ke-3, Talking Butterfly!

Pertama kali signup blogger, judul blog yang gue pilih nggak langsung Talking Butterfly, tapi Unpredictable. Setelah itu berubah jadi Tick Tock dan sempat kembali lagi jadi Unpredictable sebelum akhirnya berubah jadi Talking Butterfly. Iyah, labil.
Lantas kenapa 'Talking Butterfly'? 'Talking'-nya sendiri menggambarkan kalo blog ini isinya ocehan, dan gue pilih 'Butterfly' karena kata itu terdiri dari tiga syllables, biar enak aja gitu dibacanya. Kalo Talking Pig kan nggak bagus, Talking Hippopotamus kepanjangan.

My favourite post... susah, 99% yang gue tulis pasti pakai perasaan hahaha. Tapi kalo disuruh pilih satu, eh, dua, gue akan pilih Before the Rise of the Sun sama Hari ke-182. Boleh gue ceritain nggak? Boleh lah, ya.

Penulisan 'Before the Rise of the Sun' sempet kepotong karena mati lampu, untung autosaved, jadi abis ngungsi ke kamar temen bisa dilanjutin lagi. Ada yang tau nggak kalo tokoh Jingga dalam tulisan itu sebenernya kuda? Iya, doi kuda, bisa diliat dari kalimat "the saddle was put on". Sementara judul 'Before the Rise of the Sun' dipilih karena Jingga dan owner-nya hanya bertemu setiap malam, sebelum matahari terbit. Actually I was inspired by the truth of two people who enjoyed each other's company but easily became complete strangers after the sunrise.
Coba deh ke Kampung Daun di Bandung, trus cari kuda poni warna putih yang ekor dan rambut punggungnya di-cat pink. Kalo diliat dari jauh persis Pingkan Mambo. Nama kuda itu Cipopon. Jadi kalo lo mau protes kenapa nama kuda gue mesti Jingga, coba bayangin kalo kalimat awalnya berubah jadi "They call me Cipopon".

'Hari ke-182' pertama kali ditulis di notes ipod, malam hari setelah berperang dengan laron di kostan yang kemudian membuat gue bertanya-tanya kenapa kebanyakan laron tewas setelah mandi cahaya. Berhubung gue suka ngajak ngomong binatang, gue jadi sering membayangkan kalo mereka bisa bicara, begitu juga benda-benda mati, jadi gue aplikasikan hal tersebut dalam tulisan gue, termasuk di 'Hari ke-182'.
Kenapa judulnya demikian? Karena hari saat tulisan itu di-publish merupakan hari ke-182 sejak tanggal 3 Agustus. Kalo ada yang niat ngitungin dan ternyata gue salah, tolong comment ya. I am bad in math, I always am.

Postingan lama yang gue suka... banyak, 'With Tears and Broken Soul' salah satunya (jangan, jangan dicari, itu galau parah), Well, It's Just a Movie Anyway juga.

Ah, ternyata tulisan ini jadinya panjang sekaliii. Terima kasih ya yang sering jengukin Talking Butterfly, baik yang sengaja ataupun cuma kepencet. Oh, dan maaf kalo gue terlalu sering nulis dengan bahasa campur aduk, semoga kedepannya bad habit itu bisa dihilangkan. Dan terima kasih baaanyak untuk orang-orang yang, walau nggak setiap hari, tapi selalu ada waktu untuk ngintip Talking Butterfly. Iya, lo, nggak usah senyum-senyum! ({}) 

Sepertinya postingan ini mirip pidato norak dari artis yang abis nerima sebuah award karena dukungan sms terbanyak. Ya sudahlah, dadah!

Love,
Ange.

No comments:

Post a Comment