Friday, September 25, 2015

(Bukan) Toy Review: Nendoroid Kageyama Tobio

Dari awal terjerumus ke dalam dunia kegelapan ini (alias jadi anak nongkrong toys fair alias baju itu-itu aja yang penting mainan banyak), gue nggak pernah melirik Nendoroid sama sekali. Figure keluaran Good Smile Company ini tampak not appealing bagi gue. Padahal figures lain dengan harga yang 11-12 dengan Nendo seperti Kaiyodo Revoltech dan SHFiguarts udah berjajar rapi di kamar, tapi sejauh ini belum ada Nendo yang cukup menarik untuk dibawa pulang.

Alasan pertama gue nggak pernah beli Nendo adalah karena mayoritas Nendo merupakan karakter anime, which is gue hanya tahu segelintir. Dan kedua, Nendo merupakan bentuk chibi dari karakter-karakter tersebut. Chibi is okay, tapi nggak semua karakter cocok digambarin dalam bentuk super deformed, in my opinion. Nah, yang ketiga, I frankly have been underestimating bahan dan warna Nendoroid.

Hingga suatu hari, seorang teman pamer Nendoroid 489. I opened the box and... jeng jeng! Kok. Bagus.

Sesungguhnya aku tak tahu siapa dia. Hasil googling menunjukkan bahwa doi adalah Kageyama Tobio dari anime Haikyuu!!



So here we go, ini dia isi box-nya.

Perintilan.
Five pairs of hands & two pairs of feet, three face expressions, one ball, one crown, one effect.

Sebenernya masih ada lagi: volley net, tempat berpijak bentuk lapangan, sama dua holder--satu untuk figurenya dan satu lagi untuk efek/bola, tapi males ngeluarinnya. He. Review selanjutnya akan lebih niat kok, dan fotonya akan lebih bagus. Kalo udah dibeliin Aya kamera baru.

Close-up.
Warna asllinya nggak gini sebenernya.
Maapin kamera saya.
Sesungguhnya warna kulitnya cenderung bisque (#FFFFE4C4), bukan kuning langsat. Semoga foto di bawah lebih sedikit bisa menggambarkan.


Di sinilah moment of truth-nya. Setelah memandang dan menimang, gue justru jatuh cinta sama tekstur bahan dan warnanya. Berat dan ukurannya juga pas. Seneng deh pokoknya ngeliatinnya. Jadi nggak mau balikin.

Mutilasi.

Kelupaan, lengan atas dan bawah bisa dipisah juga.

Simpulannya adalah, saya terlalu underestimate Nendoroid. Maapin ya, Good Smile. Mungkin lain kali akan beli, mungkin juga tidak.

Kenapa gue mungkin nggak akan beli? Karena kecil sekali! Meski nggak seringkih yang gue bayangin, tapi tetep aja.. Yang kedua, artikulasinya terbatas banget. Si Tobio ini (ceritanya udah akrab) cuma bisa ditekuk di lutut, sisanya seperti leher, bahu, sikut, cuma putar-puter doang.

Mungkin akan ada foto yang lebih bagus di sini, kalo nggak keburu disuruh balikin Nendonya. Silakan diintip.